★ 21
•
1 reply

Kelebihan Kasus dalam Bahasa Serbia

Translated by:

★ 21
★ 21
•
1 reply

Semua bahasa memiliki struktur kalimat. Suatu struktur kalimat bisa jadi SPO (subjek-predikat-objek) atau PSO (predikat-subjek-objek) atau OPS (objek-predikat-subjek), SOP (subjek-objek-predikat), PSO (predikat-subjek-objek), POS (predikat-objek-subjek)


Bahasa Inggris menggunakan SPO. Contohnya: "I am eating an apple." ("Saya makan sebuah apel.")


Bahasa Cebuano menggunakan PSO. Contohnya: “Nagkaon ko og mansanas”


tapi bahasa Serbia bisa menggunakan semua struktur ini. Berkat Kasus!


SPO - Ja jedem jabuku. (Saya makan sebuah apel)

PSO - Jedem ja jabuku. (Makan saya sebuah apel)

OPS - Jabuku jedem ja. (Sebuah apel memakan saya)

SOP - Ja jabuku jedem. (Saya sebuah apel makan)

PSO - Jedem ja jabuku. (Makan saya sebuah apel)

POS - Jedem jabuku ja. (Makan sebuah apel saya)


Semua ini diterjemahkan ke "Saya makan sebuah apel". Beberapa kalimat mungkin terdengar aneh, tapi jika seseorang berkata seperti itu, mereka sudah tahu apa maksudnya.


Translated by:

★ 21
★ 8

Istina. U svakodnevnom govoru,najviše ćemo se susresti sa konstrukcijom : Ja jedem jabuku. (subjekat---predikat---objekat) I sve ostale su gramatički ispravne,tako da nećete pogrešiti ako ih upotrebite. Jedino što će se to dešavati malo ređe. Ja sam ovakve konstrukcije uglavnom sretala u nekim književnim delima,u pesmama najčešće.